Langsung ke konten utama

Postingan

Sekarang Anak Kost

Sudah berjalan dua bulan menjadi anak kost. Sebelumnya aku numpang tinggal di rumah tante, karena sepupuku kerja di Denpasar. So kamar kosong dan... tante juga ada bala bantuan ketika genting. Namun realita... aku sangat tidak membantu. Hal ini terjadi dikarenakan aku bangun shubuh, trus konsen lebih dari 100% buat siap-siap kerja dengan jam kerja anak sekolah. Yaks JAM 7!! Entahlah.. apakah aku ini cocok disebut sebagai keponakan yang baik dan benar? Hahaha. Lalu pulang kerja juga sudah malam, kadang jam 6 kadang jam 7, dan seringnya jam 8 atau 9 malam. Kalau terlalu beruntung jam 10 malam juga bisa lah pulang kerja. Yeahhh.. ingat lagi "besok masuk kerja jam 7 pagi loh..." Hati ini bergumul berkecambuk kecambah... Makin hari makin kuat. Akhirnya keputusannya hidup di kosan saja. Selain terbebas dari tugas negara, aku bisa bangun sesuka hati. Tidur tanpa beban berarti, selain "besok masuk kerja jam 7 pagi dan ada pendingan kerjaan". Yaks nikmat banget... ...

Mendadak Ilfeel

Yaks! Pulang ke Solo adalah sebuah kebahagiaan tersendiri buatku. Kembali ke peradaban dan menikmati hiburan kota itu memang kepuasan batin yo.. Kerja jadi buruh pabrik yang hobi lembur sampai berjam-jam selama 6 hari kerja. Emang WOW banget! Iming-iming dan janji manis dari perusahaan yang bikin aku mau kerja disitu. Namun dibandingkan dengan perusahaan lain yang sejenis, tempat kerjaku lebih oke donk. Bersyukurlah bisa kerja dan menyumbangkan sebuah loyalitas, karena apa? Tidak setiap sarjana atau orang bisa diterima bekerja. Wuihhh...  Janji manis itupun yang membuat ilfeel.Wanna know what it is? Makan siang kantin. Shock therapy! *emot cony terkejut* Seperti nasi aking atau apa iya gak terlalu paham. Yang jelas itu nasi warnanya gelap, lengket, agak keras, dan masih ada kulit padi. Zonk! Jatah makan siang di piring aluminium, sayur seuprit dan lauk sejumput. Gak kenyang dan malah kayak kurang gizi. Ya tho? Setelah ditelusur pemirsaaahhh... nominal rupiah senilai Rp...

Istilahnya Galau

Setelah beberapa bulan mencoba merantau di sebuah kota kecil dekat Semarang, kini aku bisa merasakan kegalauan yang teramat sangat membuncah dada. Gimana enggak ya? Hiburan agak minim, mau turun ke kota kok iya males banget. Berangkat kerja jam anak sekolah, pulang kerja jam anak belajar. Almost everyday is seven to seven. Kalo sevel itu seven - eleven, maka aku akan menyebutnya seven seven wes ewes ewes... Waktu sudah habis dalam perjalanan. Miriplah berjuang hidup di kota Jakarta. Istilahnya tua di jalan. Setiap hari bangun shubuh, trus mandi sarapan dan bekerja. Didalam pabrik dengan suasananya yang sangat homogen alias mayoritas sumber daya manusianya adalah wanita . Mereka bergosip, ngomel-ngomel, lalu mainan kontak mata juga batin. Oke bahasa-bahasa seperti ini sangat tidak mengerti. Harap dimaklumi saja... aku jarang bisa kumpul dan dekat dengan sesama wanita. Namun mereka sangat perlu untuk diacungi jempol. Bekerja dari pagi hingga malam, bahkan setiap hari dikejar target ...

Happy Eid Mubarak

Menantikan hari nan fitri... hari lebaran... waktunya mudik. Sudah beberapa bulan ini, aku tinggal dan bekerja di negeri antah berantah *digablok Justin Bieber*. Namanya juga anak perantauan.. pemudik... menjelang H-1 langsung panik. Pulang ke kota Solo mau apa aja yaaa? Akhirnya muter-muter dulu liat situasi. Kemudian sebuah ide cemerlang muncul... "Sebuah tiket travel untuk mudik lebaran"   Selama kerja rodi dengan jam lembur yang tidak beraturan, pas bisa pulang melihat matahari terbenam itu sangat membahagiakan sekali loh... Yaps! Mencari agen travel terdekat. Bingo! Dapat satu tiket dari tiga kursi yang tersisa. Selasa 6 Agustus 2013 jam 18.30 WIB merupakan momen yang paling berharga kala itu. AKU MUDIIIIIKKKKKKK !!! Yaa Allah... sujud syukur bisa mudik.  Perjalanannya cukup cepat. Cuma 2 jam bisa sampe Solo dengan selamat sehat sentosa bahagia gembira ria *noraks kumat* Trus dijemput sama kakak dan ipar juga ponakan. Fiuh... tas ransel dan sebuah kardus ber...

Nenek dan Cucu Tersayang

Suatu  hari aku bertemu dengan seorang ibu. Perawakannya segar juga masih cantik, namun tak ku sangka... beliau sudah memiliki seorang cucu. Profesi beliau sebagai buruh cuci juga tukang pijat. Putrinya bekerja menyusul suami ke ibukota Jakarta dan dihantui perasaan malu.Siapa menyangka usia beliau baru akan menginjak 45 tahun? Aku menyebutnya "kebiasaan orang desa" karena masyarakat yang tinggal di desa, menikah pada usia muda sangatlah lumrah. Jadi bisa disimpulkan bahwa beliau menikah di usia yang sangat belia. Aku ingin berbagi sedikit cerita. Beliau ini bekerja membanting tulang hanya untuk menghidupi cucu yang dititipikan kepada beliau. Ada hal yang mengusik batin... Bagaimana mungkin seorang ibu tega tidak ingin mengakui darah dagingnya? Dan malah dititipkan kepada ibu kandungnya? Iya cucu beliau menderita hydrosephalus hingga masyarakat sekitar pun merasa iba. Sehingga mereka pun mau membantu beliau dengan menggunakan jasanya, walau terkadang itu bisa dilakuk...

Rurouni Kenshin

Siap a yang gak kenal Kenshin Hi mura atau Hitokiri Battosai ? Yeahhh... kartun jaman SMP . Aku taunya ini dari komik keluaran Manga. Mengisahkan seorang pendekar samurai muda yang super cool, ganteng, seksi, mempesona, namun agak bodoh. Jatuh cinta pada seorang tokoh komik. Yeaaahhhh! Samurai X Setelah sukses dengan komik, tahun 1998-2000an muncul serial animasinya di televisi. Waktu itu yang menayangkan stasiun SCTV. Aku pernah bolos les tambahan karena pengen nonton kartun ini, besoknya ulangan dan nilainya dapat LIMAAA! Horeee... Nah sekarang, dibuat versi filmnya yang berjudul Rurouni Kenshin . Aku nonton sampe nganga saking bagus keren takjub. Ada adegan tusuk menusuk pake samurai, berdarah-darah, muncrat dan nempel darah kemana-mana, sungguh menarik... Ini trailernya Rurouni Kenshin Jalan cerita ... Kenshin dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin yang telah berjanji untuk tidak membunuh lagi. Selama menghilang beberapa tahun, akhirnya dia muncul ke seb...

Hansel and Gretel The Witch Hunter for a date?

I must be stupid to have a date . Yes I am so serious! Okay... back to bahasa Indonesia. Setelah hiatus beberapa saat, saya memutuskan mengajak seseorang untuk jalan bareng . Ada yang bilang ini kencan, ada yang bilang ini hanya sebuah lelucon. Kare na saya pergi sama brondong. Oke. Seharian search for new movie in XXI Solo Sq uare, muncul sebuah judul Hansel and Gretel dan jam tayangnya. Hingga sampailah sebuah bbm "hari ini jadi pergi gak?" jawab saya "iya jadi. no nton aja.. jam 20.30 ya.." " oke. tar dijemput deh" Iya kira-kira begitulah garis besar isi bbmnya.   Sesampainya di XXI, kita liat-liatan sambil mikir nonton ini bagus gak ya? Masuk studio on time, tumben...biasanya hobi telat maksimal 15 menit. Hahaha... Baru juga mulai itu film, langsung disuguhi adegan pembunuhan sadis dan berlanjut sepanjang film. Makin ketawa absurb sambil makan Lays dan Taro. Ada momen membosankan juga sih... Review film ini... so-so. Film khusus dewasa, j...