Langsung ke konten utama

Cantengan Part 2

Yes!! Cerita cantengan ini berlanjut... setelah beberapa tahun sejak operasi pencabutan kuku pertama gagal. saya pun bertekad menuju sebuah rumah sakit lain untuk melakukan hal yang sama. damn!
siang hari yang panas dan membawa uang secukupnya, badan gontai memasuki rumah sakit swasta. menunggu panggilan dari perawat. nah seharusnya saya masuk ke poli umum, karena jam menunjukkan pukul 2 siang, maka segala bentuk pengobatan dialihkan ke IGD. agak trauma sih masuk IGD, namun tetap semangat demi kesembuhan..
duduk manis dan diajak ngobrol sama perawat juga dokter, plus agak underestimated karena alasan berobat. diluar terdengar suara teriakan "arghhhhhh!! auhhhhh!! haaaaaaaa!! hiksssss!!" munculnya seorang gadis menangis sambil menahan sakit dari ruang operasi. taraaaaa jempolnya diperban. oke apakah saya juga akan mengalami hal separah itu? OH GOD! saya bakalan mati disana karena kelebihan obat bius..
iya agak bego juga sih.. mana mungkin mati ya kalo biusnya itu cuman bius lokal doank! jadi proses awalnya tetep "gimana bisa begini jempolnya?" saya jadi agak gagap. lalu "iya nanti habis dicabut, jangan pake sepatu tertutup lagi." saya jadi makin gagap..

Bius, silet, cabut, dan tahan sakit
Struktur jempol berubah jadi harus dijahit
Jempol infeksi parah dan darah aktif keluar!

Jahitan yang sudah dilepas dan dibersihkan luka :P

Selamat menikmati pemandangan indah dan jarang dilihat ya :P



Komentar

  1. Waaa sereeem jempolnya...
    Hm, cantengan tuh apa sih... aku baca part 1nya dulu ah...

    BalasHapus
  2. hiyahhhhh... itu itu kuku abnormal

    BalasHapus
  3. Kak aku juga lagi cantengan dan sudah di operasi dan sudah dijahit,saat pencabutan benang jahit rasanya kayak gimana ya kak?

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih ^^

Postingan populer dari blog ini

Terbangun dari tidur

Assalammu alaikum. Hallooooo... Rasanya kangen juga lama tidak menulis dalam blog. Maafkan jika bahasanya campur aduk dan mungkin bikin gregetan. Iya saya sibuk sendiri di rumah, lalu terpaksa berjauhan dari suami sementara waktu. Ide selalu ada dan banyak, namun realitanya saya masih sibuk mengurus anak. Jadi waktu senggang adalah main hp, scroll IG, buka youtube, baca buku, lalu ngobrol via whatsapps.  Rutinitas tetap sebagai ibu rumah tangga yang mencari kesibukan. Hahaha. Gak dink! Tiap bulan rutin bawa anak kontrol dokter, tiap minggu rutin bawa anak terapi atau kadang-kadang ajak anak pergi ke mall. Emak emak juga butuh hiburan. Kapan-kapan saya cerita tentang anak kami ini. Terima kasih.

My First Giveaway

Deg deg duarr r! It's my fi rst giveaway. Saya mau bagi -bagi buku second secara gratis untuk para blogger dalam rangka syukuran ulang tahun! Oke ini boong loh .. Ulang tahunnya sudah lama berlalu.. kemudian teringat umur. Jujur...aku tak sanggup...aku tak rela...buku-buku ini berakhir di lo akan atau disobek buat bungkus kacang. nah ketimbang diomelin Ibu terus-menerus, mendin gan saya kasih gratis deh. See? Biar seru dibikin kuis deh... Pertanyaan: 1. Apa sih motivasi kamu ikutan kuis giveaway ini? 2. Siapa akt or/aktris favorit kamu dan kenapa kamu suka dia? 3. Apa makanan/minuman favorit kamu dan kenapa kamu memilihnya? 4. Dimana tempat no ng krong/hangout favorit kamu dan kenapa kamu selalu pengen balik kesitu? 5. Sebut in artis KPOP yang kamu tau!     Tapi ada syar atnya nih ya... Kamu cuma mengikuti aturan mainnya, yai tu: 1. Jawab pertanyaan dan kirim ke email r0sel33a@gmail.com 2. Jadi followers dari blog ini. 3 . Peserta te...

Cantik dengan Wardah

Semua wanita di dunia ingin selalu terlihat cantik     Saya ingin berbagi pengalaman saya dengan kosmetik a Wardah. Tentu saja, kosmetik a ini bersertifikasi halal dan aman sesuai LPPOM MUI. Pertama kali, saya mengenal produk ini dari papan iklan dekat rumah. Model kosmetik Wardah adalah Inneke Koesherawati. Wow! Saya selalu terkagum-kagum dengan artis yang satu ini.   Dulu saya termasuk mahasiswa aktif dan jarang memakai berbagai macam kosmetik , selain harganya kurang terjangkau bagi saya juga proses berdandan yang merepotkan. Hehe.. Nah akhir tahun 2008, saya iseng memb eli lips moisturizer dan lips glo ss . Maklum saya penggemar lips moisturizer serta lips gloss, hasilnya olalaa..    Sebagai muslimah, saya juga sempat khawatir dengan bahan-bahan yang digunakan dalam kosmetik . Setelah membaca bahan dan adanya sertifikasi halal dalam kemasan, maka kosmetik ini pasti aman. Selain itu, harganya pun terjangkau, dimulai dari Rp 10.000,00 hing...